tak boleh mencinta
Dahulu sangat ingin ku dapati
Bahkan pernah menjadi sangat berarti
Walau lama sudah kunanti
Masih tersimpan rapi dalam hati ini
Ketika ia datang menyapa
Memasuki celah rongga di jiwa
Jujur membuatku merasa berbunga
Tapi sungguh ku tak ingin memiliki rasa
Kutanya asmara mengapa harus dia
Ku Tanya masa tepatkah waktunya
Ku sadar ini sangatlah gila
Tak sanggupkah ku lari menolaknya
Ku buramkan cermin hatiku
Masih terlihat nyata bayang dirimu
Katakan bagaimana seharusnya aku
Sedang rasa ini terlarang bagi mu
Tak kusadari senyum itu inspirasi
Tlah terpahat sebuah nama dalam sanubari
Terpugar puing-puing cinta yang sempat mati
Apakah ini yang namanya cinta sejati
Haruskah cinta sejati menggoreskan lara
Patutkah cinta sejati menyisakan duka
Ku tahu disana kan ada yang terluka
Merasakan pahit penghianatan cinta
Akhiri saja masa yang membuat kita gila
Biarlah hati yang berbicara
Cukuplah memujamu dalam hati saja
Ku yakin asmara tetap tersenyum untuk cinta

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda